Top
openArchitectureware / blog  / Penjelasan Mengenai E Book, Teknologi Pengganti Buku Sebagai Media Informasi

Penjelasan Mengenai E Book, Teknologi Pengganti Buku Sebagai Media Informasi

Kemajuan teknologi sekarang ini seakan akan sudah tidak bisa terbendung lagi. Hal tersebut bisa kita lihat dengan semakin banyaknya teknologi baru yang bermunculan yang mana bertujuan untuk memudahkan kegiatan manusia. Dengan adanya teknologi, banyak hal yang dikerjakan menjadi lebih mudah dan tentunya tidak terlalu menguras tenaga.

Teknologi tidak hanya berkembang pada sektor komputerisasi saja. Teknologi juga berkembang pada sektor lainnya salah satunya adalah pada media informasi. Kita semua tentunya sudah tahu bahwa kebanyakan media informasi bisa didapatkan dari koran maupun majalah yang seringkali kita baca untuk mengetahui berita apa saja yang tengah terjadi.

Media informasi juga terkena dampak perkembangan teknologi yang mana sekarang ini sudah menggunakan teknologi digital. Kita bisa mendapatkan informasi tidak hanya dengan buku, koran ataupun majalah saja. Namun sekarang ini media informasi seperti itu sudah berkembang ke dalam bentuk digital yang biasa kita sebut dengan Buku Digital atau eBook.

Seiring dengan berkembang pesatnya e-learning, maka dibutuhkan pula buku yang dapat dikirim melalui teknologi internet dan dibaca dengan menggunakan computer atau perangkat lain yang disebut e-book reader. Dan karena buku tersebut bersifat elektronik, maka orang menyebutnya e-book atau elektronik book.

Jika kita mengakses berita ataupun membaca novel dengan format eBook, tentunya akan terasa sangat mudah dan tidak ribet seperti kita membaca koran ataupun buku novel pada umumnya. Karena dengan eBook kita hanya perlu melakukan slide halaman untuk melanjutkan bacaan kita. Dan tentunya dengan adanya eBook akan mengurangi penggunaan kertas yang berlebihan.

Berbicara mengenai eBook, pada artikel kali ini kita akan membahas hal-hal yang ada mengenai eBook ini. Tentunya ada banyak hal yang bisa kita pahami melalui pembahasan mengenai eBook ini. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Apa Itu eBook

Hal yang pertama yang harus kita ketahui adalah eBook merupakan sebuah buku digital yang merupakan sebuah teknologi yang dikembangkan pada sektor media informasi. Buku digital menjadikan informasi dapat disebarluaskan dengan cepat dibandingkan dengan buku konvensional. Selain itu dengan adanya buku digital mengurangi penggunaan kertas yang berlebihan.

E-book atau buku elektronik adalah salah satu bentuk teknologi yang memanfaatkan computer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis. Bentuk e-book pun bermacam-macam, mulai dari bentuk yang paling sederhana yang sekedar memindahkan buku konvensional menjadi bentuk soft-copy atau elektronik dan dapat dibaca melalui computer. Dengan teknologi ini ratusan buku dapat disimpan dalam sekeping CD maupun flashdisk, karena umumnya e-book seperti ini berukuran kurang dari 5 MB.

Pengertian eBook menurut Wikipedia adalah publikasi buku yang tersedia dalam bentuk digital, terdiri dari teks, gambar, atau keduanya, dapat dibaca di layar komputer layar datar atau perangkat elektronik lainnya. Meskipun kadang-kadang didefinisikan sebagai “versi elektronik dari buku cetak”, beberapa e-book dibuat tanpa adanyak versi cetak.

EBook adalah singkatan dari electronik book. Atau jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi buku elektronik. eBook adalah sebuah buku panduan dalam versi digital, di mana buku tersebut dapat dibuka melalui perangkat elektronik. Contoh alat elektronik: komputer, gadget, hanphone dll. Sebenarnya eBook sama saja dengan buku-buku biasanya. Hanya saja eBook tidak lagi menggunakan lembaran-lembaran kertas untuk menyusunnya menjadi satu buku yang utuh. Sebab, eBook disusun menggunakan teks atau gambar yang berupa digital.

Buku digital atau buku elektronik, disingkat e-book, atau eBook, bisa dikatakan merupakan sebuah bentuk digital dari buku cetak. Buku cetak pada umumnya terdiri atas setumpuk kertas dijilid yang berisi teks dan gambar, maka buku elektronik berisikan informasi digital yang dapat berisi teks, gambar, audio, video, yang dapat dibaca di komputer, laptop, tablet, atau smartphone.

Saat ini, buku digital sangat diminati banyak orang karena sifatnya yang praktis, mudah untuk dibawa kemana-mana, mudah untuk diakses dan lainnya. Pada umumnya, buku digital memiliki kesamaan dengan buku konvensional, yaitu memberikan informasi yang berupa teks atau gambar. Yang membedakan diantara keduanya adalah adanya fitur pencarian dalam buku digital sehingga kita dapat menemukan kata-kata yang dibutuhkan dengan cepat. Buku digital juga memiliki alat khusus untuk membacanya, atau disebut eBook Reader.

Di jaman yang serba digital ini, tentu saja eBook lebih banyak digunakan daripada buku cetak. Mengacu pada pengertian eBook diatas sebagai buku yang berbentuk digital maka dari segi penggunaan dan penyimpanannya akan lebih praktis, sehingga banyak orang yang lebih memilih membeli eBook daripada buku cetak.

Menurut Glosarium perpustakaan digital Afrika mendefinisikan istilah e-book, (E-Books) buku yang tersedia secara elektronik melalui situs web di Internet. Pembaca E-Book telah dikembangkan untuk perangkat seperti Palm Tops dan PC’s, termasuk notebook PC. Menurut glosarium penerbitan mendefinisikan istilah e-book, ini adalah buku dalam format digital yang dapat didownload ke komputer kita untuk dibaca atau dicetak, atau ke pembaca e-book portabel yang dapat kita bawa bersama kita dan membaca kapanpun dengan mudah. E-book datang dalam format yang berbeda, tergantung perangkat mana yang akan mereka baca.

ebook biasanya diterbitkan dengan salah satu cara dari dua cara seperti: Pertama, buku yang sudah dicetak ke kertas kemudian diubah menjadi format eBook. Dengan semakin terkenalnya eBook reader, maka semakin banyak buku cetak yang juga diterbitkan dan dijual dalam format digital (eBook). Kedua, eBook yang dibuat oleh individu untuk keperluan pribadi ataupun untuk tujuan komersial.

Ebook juga memiliki beberapa kelebihan diantaranya selain tersedia e-book berbayar, kadang-kadang ada juga situs yang menyediakan e-book secara gratis. E-book untuk pendidikan juga harganya lebih murah dibandingkan buku cetak atau konvensional. eBook tidak membutuhkan kertas dan tinta. Itu berarti, pohon yang ditebang untuk pembuatan kertas pun dapat berkurang. Dan kekurangan dari e-book adalah maraknya pembajakan membuat tidak semua buku yang dicetak tersedia juga versi elektroniknya. Jika media yang digunakan untuk menyimpan e-book rusak secara software/hardware maka koleksi e-book kita pun akan ikut lenyap.

Sejarah Perkembangan E Book

Jika ditelusuri, ada hal yang menarik mengenai sejarah perkembangan eBook ini, salah satunya adalah ternyata eBook sudah ditemukan bahkan sebelum adanya internet. Ebook ini diterbitkan oleh seorang penulis buku asal Amerika yang menerbitkan eBook sebelum internet ada melalui ARPANET.

Michael Stern Hart adalah seorang Penulis Amerika, yang dikenal sebagai penemu buku elektronik (eBook) dan pendiri Proyek Gutenberg (PG), proyek pertama untuk membuat eBook yang tersedia secara bebas melalui Internet. Ia menerbitkan eBooks sebelum internet ada melalui ARPANET, jaringan BBS dan server Gopher.

Pada tahun 70an saat Hart masih menjadi mahasiswa di University of Illinois, Hart diberi kesempatan mengakses komputer utama kampusnya. Saat itu ia berpikir apa yang bisa ia lakukan dengan komputer itu. Ide tentang eBook kemudian muncul saat Hart berada di sebuah supermarket saat melakukan perjalanan ke berbagai tempat. Di tahun 2002, dalam sebuah wawancara Hars mengungkapkan hal itu:

“Kebetulan saya berhenti di IGA, sebuah supermarket lokal. Saat itu kami baru saja merayakan ulang tahun Amerika ke 200 dan banyak salinan dokumen sejarah yang dibagikan pada masyarakat termasuk di supermarket itu yang juga diberikan pada konsumen. Saya tengah mencoba mengambil makanan dari ransel saat saya tanpa sengaja mengambil sebuah dokumen Deklarasi Kemerdekaan Amerika. Dan saat itu ide untuk membuat eBook muncul.”

“Saya berpikir apakah saya bisa melakukan sesuatu dengan komputer, lebih dari sekedar mengetik naskah kemerdekaan. Sesuatu yang bisa bertahan sampai 100 tahun. Dan kemudian lahirlah Project Gutenberg.”

Naskah kemerdekaan Amerika adalah dokumen pertama yang dibuat Harts dalam bentuk eBook. Saat ini Project Gutenberg telah menjadi perpustakaan online yang memiliki lebih dari 36 ribu eBook, di luar buku-buku yang memiliki copyright.

Hart mengabdikan hidupnya setelah mendirikan PG pada tahun 1971 untuk digitalisasi dan mendistribusikan literatur dari karya dalam domain publik dengan hak cipta gratis dan kadaluarsa. Ebooks pertama (etexts) yang diketik dalam Format teks biasa dan diterbitkan sebagai file teks; format lain yang tersedia kemudian. Hart mengetik sebagian besar awal eBook miliknya; kemudian relawan menyebarluaskannya.

Sejarah penemuan eBook adalah sebuah ketidaksengajaan si pembuat yaitu Michael S. Hart waktu dia ingin memuat deklarasi pendirian Amerika Serikat yang dimasukan lewat mesin teletype dan juga ingin memuatnya via email, ternyata tidak bisa. Karena dia ingin menghindari tabrakan sistem akhirnya dia mendownload secara individual. Dari sinilah awal proyek Gutenberg, yang kemudian berdiri sendiri. Hingga tahun 1987, dia telah memasukan 313 buku dalam penemuannya ini. Kemudian, dengan bantuan dari teman-temannya terbentuklah eBook.

Proyek perkembangan eBook yang berhasil seperti Proyek Guttenberg, arXiv, dan The Million Book Project. Proyek Guttenberg adalah layanan buku digital yang paling besar dan paling tua yang mendukung free eBook. Ada lebih dari 25.000 buku digital didalam katalog onlinenya. Sedangkan arXiv adalah layanan buku digital yang ada di Universitas Cornell. Memberikan akses terbuka terhadap 368.128 referensi elektronik dalam bidang fisika, matematika, sains komputer, dan biologi kuantitatif. Sedangkan The Million Book Project yang dikembangkan oleh Universal Library, sebuah perpustakaan digital yang dipelopori oleh Universitas Crnegie Mellon di AS, Universitas Zheziang di China, Institute Sains di India, dan perpustakaan Alexandria.

Membahas tentang eBook, tidak terlepas dari perkembangan eBook reader, keduanya saling terkait. eBook reader adalah peralatan elektronik yang digunakan untuk membaca eBook. Apa perbedaan eBook reader dengan handphone(android/iphone) atau Laptop? eBook reader menggunakan teknologi khusus yang biasa disebut E-Ink. E-Ink atau E-Paper adalah nama yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana sistem kerja eBook reader. Teknologi ini mampu mendisplay teks dan gambar secara bersamaan seperti halnya tampilan pada kertas atau koran.

Terlalu capat jika kita mengatakan posisi eBook telah menggeser industri perbukuan di Indonesia. Sedangkan yang terjadi di AS menurut data yang ada pada Association of American Publisher pada bulan Februari tahun 2011 total penjualan eBook mencapai US$ 90,3 juta. Kondisi ini menjadikan buku digital sebagai format tunggal terbesar di AS untuk pertama kalinya, mengambil alih buku bersampul yang hanya mencetak perjualam US$ 81,2 juta. Bukan hanya itu, penjualan eBook di Amerika mengalami pertumbuhan 202,3 persen dalam penjualan Februari dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu (2010).

Di Indonesia saat ini, sumber buku elektronik yang legal belum terlalu banyak, antara lain dirilis oleh Kementrian Pendidikan Nasional dengan dibukanya Buku Sekolah Elektronik (BSE). BSE adalah buku elektronik legal dengan lisensi terbuka yang meliputi buku teks mulai dari tingkatan dasar sampai lanjut.

Untuk mengetahui struktur pasar eBook di Indonesia memang lumayan sulit, karena pasarnya sendiri masih dalam proses awal perkembangan. Dari sekian banyak yang menggunakan eBook di Indonesia, lebih banyak diantaranya menggunakan penyedia layanan eBook dari luar diandingkan dengan yang ada di Indonesia.

Ya, di jaman sekarang ini eBook telah berhasil menjadi sarana alternatif yang digunakan oleh para penulis untuk bisa membagi ilmunya. Tidak lagi hanya terbatas oleh selera penerbit yang biasanya berlandaskan hitung-hitungan untung dan rugi. Sehingga, eBook menciptakan counter hegemoni atas pemilik modal (penerbit-penerbit besar).

Menurut data survei yang ada, penduduk di Indonesia saat ini mencapai lebih dari 250 juta dan juga pengguna internet di Indonesia sudah bertumbuh hingga 139 juta orang. Setiap tahunnya di indonesia terdapat perkembangan yang sangat signifikan. Namun, hal itu belum diikuti dengan trend membaca buku melalui aplikasi digital(eBook).

Jika menurut data survei Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pada tahun 2013, penggunaan internet lebih banyak bertujuan untuk mengakses media sosial (sejumlah 61.23%). Sayang sekali jika dari 139 juta pengguna internet tersebut tidak banyak yang memanfaatkan internet untuk mendapatkan akses membaca buku lebih banyak. Padahal sekarang ini, trend membaca buku digital di berbagai negara sudah meningkat pesat.

Manfaat E Book

Sebagai sebuah teknologi yang banyak diminati karena penggunaannya yang terbilang simpel dan tidak rumit, tentunya banyak manfaat yang bisa didapatkan dari eBook ini. Berikut ini adalah manfaat yang didapatkan dari adanya eBook, antara lain :

  • Sarana Pembelajaran

Di era modern sekarang ini, sudah banyak sistem pembelajaran yang menggunakan sistem e-learning yang mana semuanya menggunakan teknologi sebagai media pembelajarannya. Sekarang ini ada banyak orang yang membuat ebook yang berisi tentang ilmu pengetahuan dan tutorial di bidang tertentu. Tema bacaan dan informasi yang sering dijadikan ebook adalah seputar bisnis online, tutorial blogging, tutorial komputer, dan hal-hal yang berhubungan dengan teknologi.

  • Sebagai Media Informasi

Sekarang ini pebisnis sudah banyak yang memberikan ebook gratis kepada calon pelanggan mereka. Dengan memasukkan email, maka calon pelanggan dapat mendownload ebook yang berisi informasi atau tutorial yang dibutuhkan. Proses pembuatan dan penyebaran ebook ini sangat mudah karena bentuknya digital. Itulah sebabnya ebook sangat cocok digunakan sebagai media informasi.

  • Memudahkan Pembuatan Buku

Ebook adalah salah satu solusi bagi mereka yang ingin mengeluarkan buku namun kesulitan dalam pembuatannya. Seperti kita ketahui, proses pembuatan buku cetak cukup panjang dan terbilang sulit. Hal ini tidak terjadi jika kita membuat buku digital. Namun, tentu saja format ebook tersebut harus dibuat semenarik mungkin agar layak untuk disebarkan atau dijual.

  • Memudahkan Proses Belajar Mengajar

Dengan adanya ebook maka proses belajar dan mengajar menjadi lebih mudah. Pengajar bisa membuat materi pelajaran dalam bentuk ebook lalu mengirimkannya kepada muridnya. Dari sisi pelajar tentu saja akan sangat dimudahkan karena bisa mempelajari materi pelajaran dalam bentuk ebook di mana saja dan kapan saja.

  • Melindungi Informasi Yang Disebarkan

Ketika kita membuat sebuah ebook, kita bisa memberikan proteksi terhadap isi ebook tersebut. Caranya yaitu dengan memberikan password khusus, sehingga hanya orang-orang tertentu saja yang bisa membukanya. Selain itu, buku digital tidak mudah rusak seperti halnya buku cetakan. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi pengguna ebook.

Format E Book

Sebagian besar dari kita tentunya sudah sering menggunakan media eBook sebagai media untuk mendapatkan informasi. Nah, ternyata eBook memiliki berbagai macam format yang berbeda. Berikut ini adalah beberapa format-format eBook :

  • AZW

Sebuah format proprietary Amazon. Buku digital jenis ini biasanya digunakan untuk perangkat dari Amazon. Hal ini menyerupai format MOBI kadang-kadang dengan dan kadang-kadang tanpa menyertakan Digital Rights Management (DRM). DRM pada format ini dikhususkan untuk Kindle Amazon.

  • EPUB

Format terbuka didefinisikan oleh Forum Open digital book dari International Digital Publishing Forum (). Hal ini mengacu kepada standar XHTML dan XML. Ini adalah standar yang sedang berkembang. Spesifikasi untuk EPUB dapat ditemukan di situs web IDPF. Adobe, Barnes & Noble dan Apple semua memiliki DRM mereka sendiri untuk format ini yang tidak kompatibel antara satu dengan yang lainnya. Saat ini sudah ada versi baru dari format ini disebut ePub 3 tetapi belum digunakan secara luas.

  • KF8

Format Kindle Fire dari Amazon. Hal ini pada dasarnya ePub disusun dalam pembungkus PDB dengan Amazon DRM. Format ini diharapkan untuk digunakan bagi pembaca digital book dari Amazon lainnya.

  • MOBI

Format MobiPocket, ditampilkan menggunakan perangkat lunak membaca sendiri MobiPocket yang tersedia pada hampir semua PDA dan Smartphone. Aplikasi Mobipocket pada PC Windows dapat mengkonversi Chm, doc,Html,OCF, Pdf, Rtf, dan Txt file ke format ini. Kindle menampilkan format ini, juga.

  • PDB

Palm File Database. Dapat menyertakan beberapa format digital book yang berbeda yang ditujukan untuk perangkat berbasiskan sistem operasi Palm. Pada umumnya digunakan untuk buku digital berformat PalmDOC (AportisDoc) dan format eReader juga dan banyak lainnya.

  • PDF

Portable Document Format yang diciptakan oleh Adobe untuk produk Acrobat mereka. Ini secara tidak langsung merupakan format yang digunakan untuk pertukaran dokumen. Dukungan perangkat lunak untuk format ini hampir mencakupi semua platform komputer dan perangkat genggam. Beberapa perangkat memiliki masalah dengan PDF karena kebanyakan konten yang tersedia akan ditampilkan baik untuk format A4 atau surat, yang keduanya tidak mudah dibaca ketika diperkecil sesuai layar kecil. Beberapa aplikasi pembaca buku digital dapat menyusun ulang tampilannya beberapa dokumen PDF, termasuk Sony PRS505, untuk mengakomodasi layar kecil. Beberapa aplikasi pembaca buku digital, termasuk Iliad IREX, memiliki fitur pan-dan-zoom yang membantu mudah dibaca.

  • TPZ

Topaz file extension yang digunakan pada Amazon Kindle. Topaz adalah pengatur layout yang berguna untuk mengatur pada halaman, bersama dengan versi teks OCR. Format proprietary dari Amazon, digunakan untuk membuat buku-buku tua dengan cepat, karena proses konversi pada dasarnya otomatis dari scan halaman dari sebuah buku, tetapi dengan kelebihan yaitu penyusunan teks (reflows) yang sangat baik.

Kelebihan Dan Kekurangan E Book

Dengan adanya eBook, kita akan merasakan kepuasan dan pengalaman yang berbeda di dalam membaca sebuah media informasi. Dengan banyaknya kelebihan yang ditawarkan oleh eBook, kita seakan tidak pernah bosan dalam mengakses informasi melalui media ini. Namun, dengan banyaknya kelebihan tersebut bukan berarti eBook tidak memiliki kekurangan. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh eBook.

Kelebihan

  • Ringkas
    Ya, salah satu kelebihan membaca buku digital adalah ringkas. Kamu tidak perlu bawa buku yang kadang menuh-menuhin tas atau mungkin takut dibilang ‘kutu buku’. Buku digital bisa kamu taruh di ponsel kamu dan bisa kamu baca kapan saja.
  • Awet
    Kalau buku kan bisa sobek, atau kalau ditaruh lama ya kualitasnya menurun bahkan kadang dimakan rayap. Nah, kalau ebook atau buku digital selama di simpan di ponsel atau komputer tetap sama. Ya, namanya juga digital. Nah, ini sangat penting buat kamu yang pengen nyimpan buku favoritmu dalam bentuk digital.
  • Murah
    Harga ebook itu jauh lebih murah dibanding buku fisik. Hal ini dikarenakan tidak perlu cetak dan distribusi. Harga ebook itu bisa separuhnya dari buku fisik. Dan kalau kita mau beli ya tinggal unduh saja, tidak perlu menunggu pengiriman.
  • Ramah Lingkungan
    Kamu tahu kertas itu dibuat dari apa? Ya, dari pohon. Dan itu tidak ramah lingkungan. Belum lagi buku fisik juga harus menggunakan tinta yang mana penggunaan tinta juga tidak ramah lingkungan.

Kekurangan

  • Tidak Bisa Dipegang
    Namanya juga digital sudah pasti tidak bisa dipegang bukunya. Dan ini sangat tidak disukai bagi orang yang memang ingin koleksi buku secara fisik. Ada juga orang yang tidak nyaman membaca buku kalau tidak bisa bolak-balik kertasnya. Rasanya bagaimana gitu kalau tidak dipegang.
  • Ukuran Hurufnya Kecil
    Sebenarnya sih malah fleksibel kalau membaca buku digital, karena kita bisa memperbesar huruf dan memperkecilnya. Tetapi banyak juga yang mengeluh masalah huruf yang kecil, terutama ketika dibaca melalui ponsel. Bisa sih diperbesar, tetapi tidak nyaman saat membacanya.
  • Mata Tidak Kuat
    Kekurangan lain adalah membuat mata cepat lelah. Membaca buku digital dan fisik, efek capek matanya lebih cepat ketika membaca buku digital. Karena layar komputer atau ponsel itu memancarkan cahaya yang membuat mata cepat lelah. Apalagi bagi yang jarang membaca lewat komputer.
  • Perangkat Lunak Yang Tidak Mendukung
    Meskipun mayoritas ebook berformat PDF, tetapi ada juga yang berformat lain. Dan kadang bagi yang awam soal hal-hal teknis itu sangat menyulitkan. Mau baca saja harus install ini itu.

Nah, demikianlah penjelasan mengenai eBook mulai dari pengertiannya hingga kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Dengan adanya eBook, tentunya ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan tanpa harus susah payah seperti menggunakan buku pada umumnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih sudah membaca.